Menu

Mode Gelap

Berita · 5 Des 2023 15:24 WIB

8 Tuntutan Mahasiswa PMII Situbondo Saat Demonstrasi di Gedung DPRD Kabupaten Situbondo


 Dokumentasi massa aksi PMII Situbondo saat berada di gedung DPRD Kabupaten Situbondo. Perbesar

Dokumentasi massa aksi PMII Situbondo saat berada di gedung DPRD Kabupaten Situbondo.

Situbondo, Publikapost.com – Aksi demonstrasi massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Situbondo sampaikan 8 tuntutan di depan gedung DPRD Kabupaten Situbondo, Selasa (5/12/2023).

Massa aksi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa tersebut berjalan damai dan tertib. Berikut delapan tuntutan PMII Situbondo:

1.Menolak segala aktivitas pertambangan yang dapat merusak ruang hidup dan penghidupan bagi masyarakat dan ekosistem keberlangsungan  makhluk hidup.

2.Meminta DPRD Kabupaten Situboindo untuk pro terhadap kehendak rakyat atas penolakan terhadap aktivitas pertambangan yang sangat merugikan rakyat.

3.Meminta DPRD Kabupaten Situboindo untuk memastikan PAD daerah dari sektor tambang sesuai dengan aturan yang berlaku.

4.Meminta DPRD Kabupaten Situboindo untuk merevisi Perda No 9 Tahan 2013 Tentang RTRW Kabupaten Situbondo Tahun 2011 – 2031.

Baca Juga:Kanit PPA Polres Pelabuhan Belawan Ungkap 2 Orang Oknum Wartawan Terlibat TPPO

5.Meminta DPRD Kabupaten Situboindo memerintahkan Kapolres Kabupaten Situbondo untuk menindak tegas aktivitas tambang illegal.

6.Meminta DPRD Kabupaten Situbondo segera membuat dan menetapkan regulasi penambang desa dalam Perda RTRW.

7.Meminta DPRD Kabupaten Situbondo mendesak penambang atau PT agar melakukan Reklamasi pasca aktivitas pertambangan.

8.Meminta kejelasan perkembangan revisi Perda pada DPRD Kabupaten Situbondo dalam rentan waktu 5×24 jam.

Baca Juga:Gubernur Jawa Timur Umumkan UMK 2024, Kota Surabaya Tertinggi dan Situbondo Terendah

Kendati demikian, Moh Faizi selaku ketua PC PMII Situbondo juga menjelaskan bahwa tujuan utama aksi tersebut untuk melegalkan tambang ilegal sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“ Tema besar kita melegalkan tambang ilegal sesuai dengan peraturan yang berlaku” jelas ketua PMII Situbondo pada publikapost, Selasa(5/12/2023).

Faizi juga bersyukur bahwa aksi sahabat mahasiswa didengar DPRD Kabupaten Situbondo dengan kesepakatan bersama dan berkomitmen untuk merevisi peraturan daerah sesegera mungkin.

“Menyepakati dan berkomitmen segera merevisi Peraturan daerah dan berkomitmen mengundang PMII kembali hari kamis untuk diskusi dengan OPD yang terkait di gedung DPRD, juga akan memberikan data-data yang PMII minta” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 153 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Bentuk Kepedulian Terhadap Warganya, Bupati Suhatri Bur Hadiri Takziah Almarhum Aldelia Korban Luka Bakar

29 Mei 2024 - 23:34 WIB

Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., Aster Panglima TNI Tinjau Sumur Bor

29 Mei 2024 - 23:15 WIB

Kunker Tim Wasev TMMD Ke-120 TA. 2024 di wilayah Kodim 0823/Situbondo

29 Mei 2024 - 23:09 WIB

Belasan Unit Ruko Di jalan Tuasan Masih berdiri Kokoh Diduga Tidak Memilik PBG, Desak Walikota Medan Untuk Tinjau Lokasi Dan Minta Bongkar Bangunan Ruko

29 Mei 2024 - 16:55 WIB

Mewakili Generasi Muda, Dewan Eksekutif Daerah Rampai Nusantara Kabupaten Deli Serdang Tabulasi, Maju Bacalon Kepala Daerah

29 Mei 2024 - 16:47 WIB

Kajari Gowa Lantik Pejabat Baru, Ini Yang Disampaikan Dalam Sambutannya

28 Mei 2024 - 23:14 WIB

Trending di Berita