Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Jul 2023 11:08 WIB

Agenda Tahunan Desa Olean Festival Tajin Sora dan Tosan Aji


 Prosesi Tosan Aji Perbesar

Prosesi Tosan Aji

Situbondo, Publikapost.com – Pemerintah Desa Olean menggelar Festival Tajin Sora dan Tosan Aji dengan mengangkat tema Bangkit Bersama Menuju Desa Olean Unggul dalam Semangat Tahun Baru Islam 1.445 Hijriyah yang berlangsung di depan Balai Desa Olean, Jum’at (28/07/2023) malam.

Tajin sora merupakan makanan yang sering dihidangkan di bulan Muharam. Tajin sora biasanya dihidangkan menjelang malam 1 Muharam namun ada pula yang menghidangkannya pada tanggal 10 Muharam. Arti tajin sora diambil dari kata “Asyura” dalam bahasa Arab berarti “sepuluh”, yakni tanggal 10 bulan Muharam.

Sedangkan Tosan Aji adalah penyucian keris pusaka pada bulan suro. Ini mengandung maksud untuk menjaga dan merawat pusaka sisa peninggalan para leluhur.

Kepala Desa Olean, Anshori mengatakan momentum 10 asyuro memiliki catatan panjang sejarah umat islam, kebangkitan, persatuan dan harmonisasi pikiran perasaan adalah salah satu cara meningkatkan derajat manusia dihadapan Alloh SWT.

“Tajin sora itu merupakan perlambang penyucian diri secara batiniah, dan Tosan Aji atau Jamas Pusaka, yaitu penyucian pusaka yang kita miliki untuk kita rawat, kita jaga sisa sisa peninggalan leluhur desa Olean.” kata Anshori dalam sambutannya.

Selain itu dirinya menambahkan hal ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Olean untuk menjaga kelestarian adat istiadat dan budaya Desa Olean.

“Untuk itu momentum 10 Muharram atau 10 asyura, adalah hari sakral untuk kita berbuat kebaikan. Melupakan segala permasalahan yang membebani hidup, artinya move on dengan segala permasalahan, mari kita fokus untuk lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta.” ujarnya saat di wawancarai oleh Jurnalis Publikapost.com

Kepala Desa Olean Anshori

Dirinya menyerukan kepada warga desa Olean untuk bangkit dan bersatu dalam membangun desa Olean yang lebih maju dan unggul disegala sektor.

“Semangat peristiwa sejarah islam mulai dari kisah Nabi Musa Alaihissalam melawan fir’aun, Nabi Ibrahim Alaihissalam, Nabi Muhammad sampai peristiwa Karbala atas meninggalnya cucu baginda Nabi Muhammad SAW, adalah pelajaran hidup yang harus kita jadikan pegangan.” tutupnya.

Selain Festival Tajin Sora dan Tosan Aji, diadakan juga perlombaan tajin sora, ada sekitar seribu bungkus dalam perlombaan tersebut dan terakhir santunan kepada anak yatim piatu.(Dee)

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Melakukan Perlawanan, 1 Dari 5 Pelaku Begal Casis Bintara Polri Ditembak Polisi

22 Mei 2024 - 22:14 WIB

Dua Buronan Beda Propinsi Diamankan Oleh Tim Tabur Intelejen  Kejati Sulsel, Kajati Agus Salim Beri Apresiasi

22 Mei 2024 - 20:34 WIB

Mafia Tanah Merampas Hak Milik Atas Tanah Warisan Suku Jambak

22 Mei 2024 - 19:11 WIB

Pengukuhan dan Pelantikan DPC IWAPI Padang Pariaman Periode 2024-2029

22 Mei 2024 - 19:06 WIB

Aksi Unjuk Rasa Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Bergema di Seluruh Negeri

22 Mei 2024 - 19:01 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran : Perlawanan untuk Kebebasan Pers Wartawan Bersatu Banjarnegara menggelar aksi damai

22 Mei 2024 - 18:54 WIB

Trending di Berita