Menu

Mode Gelap

Berita · 19 Okt 2023 21:26 WIB

Alumni PMII Berikan Resolusi dan Dukungan untuk Prabowo Subianto di Pemilu 2024


 Bakal calon presiden (bacapres) koalisi Indonesia maju, Prabowo Subianto menerima dukungan dari relawan Jagat Prabowo pada hari pertama pendaftaran capres-cawapres di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Kamis (19/10/2023) malam. Perbesar

Bakal calon presiden (bacapres) koalisi Indonesia maju, Prabowo Subianto menerima dukungan dari relawan Jagat Prabowo pada hari pertama pendaftaran capres-cawapres di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada Kamis (19/10/2023) malam.

Jakarta, Publikapost.com – Spanduk bertulisan “Jagat Prabowo” yang digiring banyak orang dengan memakai busana baju putih dan kopyah hitam ramai serta antusias di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kartanegara IV, Jakarta, Kamis (19/10/2023) malam hari. Rombongan itu merupakan relawan yang memberikan dukungan kepada bakal calon presiden (Bacapres) yang diusung Koalisi Indonesia Maju itu.

Perlu diketahui, Relawan Jagat Prabowo merupakan tokoh besar alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang secara partisipatif, progresif serta menyatakan sikap untuk mendukung dan memenangkan Bapak Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia ke-8 masa bakti 2024-2029.

Ketua Umum Jagat Prabowo, Syarif menyatakan pihaknya mendukung Prabowo menjadi Presiden RI. Mereka pun siap untuk memenangkan Eks Danjen Kopassus itu di Pilpres 2024.

“Kami relawan Jagat Prabowo bermufakat menyatakan sikap dan resolusi bersama untuk mendukung dan memenangkan Bapak Haji Letnan Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto sebagai Presiden ke delapan masa bakti 2024 2029,” kata Syarif di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Jakarta.

Dijelaskan Syarif, relawan Jagat Prabowo adalah alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Mereka pun membentuk himpunan menjadi relawat Jagat Prabowo. Dalam hal ini, ada 9 kriteria kepemimpinan yang sangat dibutuhkan bagi bangsa dan negara.

Yakni, kriteria pertama memiliki keteguhan, keimanan dan ketakwaan serta kepribadian yang ikhlas untuk melanjutkan pembangunan bangsa dan negara.

Kedua, memiliki karakter kepemimpinan negarawan yang tegas, berwibawa dan berjiwa Sapta Marga guna mencapai cita-cita kebangsaan dan kenegaraan terutama dalam melanjutkan pembangunan kedepan.

Ketiga, mampu menjadi pemimpin pemersatu yang mengayomi dan bersikap adil dengan berdiri di atas semua kelompok dan golongan rakyat-masyarakat Indonesia.

“Figur yang mampu menjaga moderasi, toleransi dan harmoni sesuai amanat Pancasila, UUD 1945 dan bhineka tunggal ika dalam wadah NKRI,” jelasnya

Berikutnya, pemimpin harus memiliki pengetahuan, pengalaman yang luas dan matang dalam dinamika sejarah demokrasi geo ekonomi politik global, regional dan nasional yang utuh.

“Sebagai Pemimpin yang efektif, responsif dan tanggap dalam memberi solusi dan kebijakanbdengan menimbang dimensi kemanusiaan dan kemaslahatan,” katanya.

Ketujuh, pemimpin harus menjadi tumpuan harapan untuk melanjutkan program strategis ketahanan pangan dan ekonomi maritime demi kedaulatan bangsa dan negara dari hulu hingga hilir.

Kedelapan, berkomitmen kuat untuk melanjutkan dan mewujudkan kemajuan dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan formal hingga pendidikan pesantren untuk menyiapkan Indonesia emas 2045.

“Prabowo adalah jawaban kebutuhan kepemimpinan Indonesia mendatang yang berkomitmen menjaga kaidah Al Muhafadah ‘ala al-qadimi ash-shalih wa al akhdhu bi al-jadidi al-ashlah,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Rentetan Kasus Pelaku Begal Casis Bintara Polri

22 Mei 2024 - 22:14 WIB

Dua Buronan Beda Propinsi Diamankan Oleh Tim Tabur Intelejen  Kejati Sulsel, Kajati Agus Salim Beri Apresiasi

22 Mei 2024 - 20:34 WIB

Mafia Tanah Merampas Hak Milik Atas Tanah Warisan Suku Jambak

22 Mei 2024 - 19:11 WIB

Pengukuhan dan Pelantikan DPC IWAPI Padang Pariaman Periode 2024-2029

22 Mei 2024 - 19:06 WIB

Aksi Unjuk Rasa Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Bergema di Seluruh Negeri

22 Mei 2024 - 19:01 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran : Perlawanan untuk Kebebasan Pers Wartawan Bersatu Banjarnegara menggelar aksi damai

22 Mei 2024 - 18:54 WIB

Trending di Berita