Menu

Mode Gelap

Berita · 1 Jul 2023 11:43 WIB

Buntut Tindakan Keji Kepolisian, Warga Prancis Lakukan Aksi Protes Massal


 Seseorang berdiri di dekat kendaraan yang terbakar saat kerusuhan berlanjut menyusul kematian seorang remaja berusia 17 tahun yang dibunuh oleh seorang polisi Prancis saat pemberhentian lalu lintas, di Nanterre, pinggiran Paris, Prancis, 1 Juli 2023. [Sumber Foto: REUTERS/Yves Herman] Perbesar

Seseorang berdiri di dekat kendaraan yang terbakar saat kerusuhan berlanjut menyusul kematian seorang remaja berusia 17 tahun yang dibunuh oleh seorang polisi Prancis saat pemberhentian lalu lintas, di Nanterre, pinggiran Paris, Prancis, 1 Juli 2023. [Sumber Foto: REUTERS/Yves Herman]

Publikapost.com, Prancis – Insiden penembakan remaja bernama Nabel yang berusia 17 tahun hingga tewas di tangan anggota kepolisian berbuntut protes warga Prancis. Kejadian keji tersebut terjadi di pinggiran Kota Paris pada Selasa, 27 Juni lalu.

Berdasarkan video yang beredar, dua anggota polisi terlihat tengah berdiri di dekat mobil. Salah satu personel lalu menembakkan senjatanya ke arah sopir.

Personel yang melakukan itu kini diproses hukum. Akan tetapi, masyarakat tetap melancarkan aksi protes secara meluas di berbagai wilayah.

Berdasarkan catatan pemerintah Prancis, unjuk rasa mengakibatkan 2.560 titik kebakaran di jalan-jalan umum. Sebanyak 1.350 di antaranya adalah mobil yang terbakar dan 234 bangunan.

Dalam menangani aksi di berbagai lokasi, kepolisian Prancis mengerahkan 45 ribu personel. Dikirim ke berbagai wilayah yang tengah membara

Kementerian Dalam Negeri Prancis menyatakan sudah ada 1.311 orang yang ditangkap aparat sejak demonstrasi dilancarkan empat hari lalu. Namun, CNN memprediksi ada lebih dari 2.000 orang yang sudah ditangkap

Pemerintah Prancis juga menyatakan setidaknya 96 anggota polisi terluka selama mengamankan aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah. Ada 58 serangan yang dilancarkan secara langsung kepada aparat.

Ada dua anggota polisi yang tertembak saat bertugas mengamankan aksi di Vaulx-en-Velin, pinggiran kota Lyon.

Kementerian Luar Negeri RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak atau terlibat dalam kerusuhan di Prancis beberapa hari terakhir.

“Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang terdampak atau terlibat kerusuhan tersebut,” keterangan resmi KBRI Paris, Jumat (30/6).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

TMMD Ke-120 Situbondo Libatkan Tiga Matra TNI

20 Mei 2024 - 12:03 WIB

Kejaksaan selalu Hadir Ditengah Masyarakat, Agus Salim Menutup Turnamen Sepak Bola Kajati Sulsel Cup I 2024 Di Kota Malili Lutim

20 Mei 2024 - 11:55 WIB

Gus Hamid dan Red Hawk Bondowoso Siap Perkuat Potensi Ekonomi Hingga Pariwisata

19 Mei 2024 - 14:41 WIB

TMMD Ke-120 Bersama Masyarakat Bersinergi Mengukur Lokasi Pembangunan Rumah Panel Listrik

18 Mei 2024 - 23:49 WIB

Menangani Persoalan Sosial dan Kamtibmas, Kapolres Metro Jakarta Utara Mengukuhkan Pengurus Pokdarkamtibmas

17 Mei 2024 - 22:05 WIB

Kaliandra Sipohon Masa Depan Energi Indonesia

17 Mei 2024 - 21:14 WIB

Trending di Berita