Menu

Mode Gelap

Berita · 11 Jul 2023 14:38 WIB

Fakta Terkait JIS yang Tak Sesuai Standar FIFA


 Pola garis yang sejajar dengan arah kiblat di jembatan akses masuk utama Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu (13/3/2022).[Sumber Foto: KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO] Perbesar

Pola garis yang sejajar dengan arah kiblat di jembatan akses masuk utama Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara, Minggu (13/3/2022).[Sumber Foto: KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO]

Publikapost.com, Jakarta – Indonesia mendapatkan jatah tuan rumah perhelatan akbar berupa Piala Dunia U-17 yang bakal digelar pada 10 November-2 Desember 2023. Penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 itu disampaikan pada Jumat (24/7/2023) malam.

“Dewan juga menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 2023, Kolombia sebagai tuan rumah Piala Dunia Wanita U20 2024, Dominika sebagai tuan rumah Piala Dunia Wanita U17 2024, dan Uzbekistan sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2024,” tulis FIFA dalam keterangannya.

Dengan begitu, Indonesia akan menggantikan Peru yang sebelumnya telah dicopot sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17.

Pelbagai persiapan dilakukan pihak indonesia untuk mendukung kesuksesan acara 2 tahunan tersebut, tak terkecuali stadion sepak bola. Jakarta International Stadium (JIS) menjadi salah satu opsi stadion Piala Dunia U-17.

Namun stadion yang dibangun masa pemerintahan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tersebut tidak sesuai standar FIFA. Mengutip Liputan6.com, berikut fakta-fakta yang dirangkum mengenai JIS yang tak sesuai standar FIFA:

1.Akses Stadion

Menteri PUPR Basuki Hadjimuljono mengatakan JIS saat ini hanya ada satu. Basuki menyebut kondisi itu berbahaya dan akan ditambah jadi lima akses, termasuk jembatan penyeberangan.

2. Rumput Stadion

Menteri PUPR menyebut rumput di JIS tak sesuai standar FIFA. Semua rumput tersebut akan diganti untuk gelaran Piala Dunia U-17 2023. Total anggaran yang dibutuhkan untuk mengganti rumput ini kira-kira Rp 6 miliar.

3. Akses Masuk Pemain

Selanjutnya, akses masuk ke JIS untuk bus pemain dan ofisial tim sepak bola terlalu kecil. Untuk itu, ada pintu yang akan dibongkar dan dilebarkan agar bus besar bisa masuk ke dalam Jakarta Internasional Stadium. Akses bus pemain ini jadi salah satu yang disorot pertama kali.

4. Lahan Parkir Tak Memadahi

Dengan kemegahannya, JIS ternyata memiliki lahan parkir yang tidak sesuai standar. Terlalu kecil. Untuk itulah, pengadaan lahan parkir ini juga menjadi fokus pemerintah.

DKI Jakarta akan menyediakan lahan parkir seluas 5.000 meter di kawasan Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara. Lahan ini disediakan lantaran Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan mengecek kelayakan JIS sebagai lokasi Piala Dunia U-17.

“Di ujung timur itu sekitar 5.000 meter persegi kita manfaatkan untuk parkir melalui pola kerja sama,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di Jakarta.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

TMMD Ke-120 Bersama Masyarakat Bersinergi Mengukur Lokasi Pembangunan Rumah Panel Listrik

18 Mei 2024 - 23:49 WIB

Menangani Persoalan Sosial dan Kamtibmas, Kapolres Metro Jakarta Utara Mengukuhkan Pengurus Pokdarkamtibmas

17 Mei 2024 - 22:05 WIB

Kaliandra Sipohon Masa Depan Energi Indonesia

17 Mei 2024 - 21:14 WIB

Tingkatkan Rasa Nasionalisme, Karutan Ajak WBP Ikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional Setiap Tanggal 17

17 Mei 2024 - 16:12 WIB

Ratusan Calon Anggota PPS Pilkada Ikuti Ujian Seleksi Berbasis CAT

17 Mei 2024 - 16:08 WIB

Calon Petahana Suhatri Bur Mendaftar ke Partai Gerindra 

17 Mei 2024 - 00:09 WIB

Trending di Berita