Menu

Mode Gelap

Berita · 14 Jun 2023 15:24 WIB

Harta Kekayaan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo


 Mentan Syahrul Yasin Limpo mengajak para pengembang ekosistem bisnis rintisan berbasis teknologi (start-up) dan petani milenial untuk ikut terjun membantu memajukan pertanian Indonesia yang presisi.  Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Rabu, 15 Maret 2023 - 14:37 WIB oleh Aris Kurniawan dengan judul Perbesar

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengajak para pengembang ekosistem bisnis rintisan berbasis teknologi (start-up) dan petani milenial untuk ikut terjun membantu memajukan pertanian Indonesia yang presisi. Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Rabu, 15 Maret 2023 - 14:37 WIB oleh Aris Kurniawan dengan judul "Mentan Syahrul Yasin Limpo Gairahkan Start Up dan Petani Milenial Memajukan Pertanian Presisi". [Sumber Foto: Sindonews.com]

Publikapost.com, Jakarta – Kementerian Pertanian yang berada dibawah Syahrul Yasin Limpo tengah dilanda kabar tak sedap. Hal tersebut bukan tanpa alasan mengingat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki kasus dugaan gratifikasi di Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyeret nama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan pejabat Kementan lainnya, yakni Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta.

“Saat ini masih proses penyelidikan. Mohon maaf belum ada yang bisa kami sampaikan,” kata pelaksana tugas Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu saat dikonfirmasi pada Rabu, 14 Juni 2023.

Melansir laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) KPK, Syahrul melaporkan harta kekayaan sebesar Rp 20,05 miliar. LHKPN itu melaporkan pada 31 Januari 2023 untuk periode 2022.

Pada periode 2021, Syahrul melaporkan harta kekayaannya sebesar Rp 19,6 miliar yang dilaporkan pada 31 Desember 2021. Peningkatan harta kekayaannya ini bertambah pada sektor tanah dan bangunan. Jika pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp 11,06 miliar, maka pada periode 2022 dilaporkan senilai Rp 11,31 miliar.

Sedangkan sektor alat transportasi dan mesin masih tetap sebesar Rp 1,4 miliar yakni berupa tujuh mobil. Di antaranya Toyota Aphard 2004, Mercedez Bens 2004, Harley Davidson 1986 dan Jeep Cherokee 2011.

Sementara harta bergerak senilai Rp 1,1 miliar naik dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 957 juta. Untuk kas atau setara kas masih tetap sebesar Rp 6,1 miliar. Syahrul juga melaporkan tidak memiliki utang. Dengan demikian, harta kekayaannya periode 2022 total sebesar Rp 20,05 miliar.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Rentetan Kasus Pelaku Begal Casis Bintara Polri

22 Mei 2024 - 22:14 WIB

Dua Buronan Beda Propinsi Diamankan Oleh Tim Tabur Intelejen  Kejati Sulsel, Kajati Agus Salim Beri Apresiasi

22 Mei 2024 - 20:34 WIB

Mafia Tanah Merampas Hak Milik Atas Tanah Warisan Suku Jambak

22 Mei 2024 - 19:11 WIB

Pengukuhan dan Pelantikan DPC IWAPI Padang Pariaman Periode 2024-2029

22 Mei 2024 - 19:06 WIB

Aksi Unjuk Rasa Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Bergema di Seluruh Negeri

22 Mei 2024 - 19:01 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran : Perlawanan untuk Kebebasan Pers Wartawan Bersatu Banjarnegara menggelar aksi damai

22 Mei 2024 - 18:54 WIB

Trending di Berita