Menu

Mode Gelap

Berita · 29 Mei 2023 18:37 WIB

Jokowi Benarkan, Soal Cawe-Cawe Urusan Politik


 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) benarkan cawe-cawe dilakukannya demi kepentingan negara. (Dok. Istimewah Biro Pers Sekretariat Presiden) Perbesar

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) benarkan cawe-cawe dilakukannya demi kepentingan negara. (Dok. Istimewah Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Publikapost.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengakui  terkait yang dilakukannya dalam cawe-cawe politik kali ini, ia juga mengungkap demi kepentingan negara.

Sebutan cawe-cawe awalnya muncul setelah Presiden  Jokowidodo mengumpulkan enam ketua umum partai politik di Istana untuk membahas politik.

Jokowidodo juga mengklaim bahwa cawe-cawe yang ia lakukan semata demi kepentingan negara, agar pembangunan yang ia lakukan selama ini tetap berlanjut meskipun ada beda kepemimpinan.

“Cawe-cawe untuk negara, untuk kepentingan nasional. Saya memilih cawe-cawe dalam arti yang positif, masa tidak boleh? Masa tidak boleh berpolitik? Tidak ada konstitusi yang dilanggar. Untuk negara ini, saya bisa cawe-cawe,” ungkap Jokowidodo saat sejumlah pemimpin redaksi media massa di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (29/5).

Baca Juga:

Soal Pemilu Tertutup Rahasia Negara, Mahfud MD Tegas Minta Selidiki yang Membocorkan

Mensos Risma Sejak Menjabat sudah Gandeng APH, Perkuat Sistem Cegah Korupsi

Jokowidodo juga mengungkap bahwa  Indonesia dalam pembangunan  butuh keberlanjutan  sehingga menjadi negara maju. Dia berkata harus ada  pemimpin yang menggantikannya nanti juga   melanjutkan berbagai pembangunan yang sudah ada.

Menurut Jokowidodo, Indonesia saat ini punya waktu 13 tahun untuk mendapatkan memanfaatkan bonus demografi. Ia mengingatkan bahwa tidak semua negara mampu berhasil menjadi negara yang maju meskipun mendapatkan momentum bonus demografi.

“Beberapa negara yang lepas dari negara berkembang menjadi negara maju Korsel, Taiwan, mereka bisa melompat. Indonesia bisa enggak menjadi negara maju?” ucapnya.

Baca Juga : Recep Tayyip Erdogan Menang Pemilu, Kembali Pimpin Turki 3 Periode

Terkait pemilu 2024, jokowidodo mengaku bahwa penerusnya nanti di kursi kepresidenan kelak harus meneruskan program tersebut, bukan sebaliknya malah menghentikan berbagai upaya pembangunan yang sudah berjalan.

“Kepemimpinan itu jangan maju mundur. Siapa pun yang memimpin harus mengerti apa yang dikerjakan, mikro, makro, situasi global,”pungkas Jokowidodo.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Bentuk Kepedulian Terhadap Warganya, Bupati Suhatri Bur Hadiri Takziah Almarhum Aldelia Korban Luka Bakar

29 Mei 2024 - 23:34 WIB

Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P., M.I.P., Aster Panglima TNI Tinjau Sumur Bor

29 Mei 2024 - 23:15 WIB

Kunker Tim Wasev TMMD Ke-120 TA. 2024 di wilayah Kodim 0823/Situbondo

29 Mei 2024 - 23:09 WIB

Belasan Unit Ruko Di jalan Tuasan Masih berdiri Kokoh Diduga Tidak Memilik PBG, Desak Walikota Medan Untuk Tinjau Lokasi Dan Minta Bongkar Bangunan Ruko

29 Mei 2024 - 16:55 WIB

Mewakili Generasi Muda, Dewan Eksekutif Daerah Rampai Nusantara Kabupaten Deli Serdang Tabulasi, Maju Bacalon Kepala Daerah

29 Mei 2024 - 16:47 WIB

Kajari Gowa Lantik Pejabat Baru, Ini Yang Disampaikan Dalam Sambutannya

28 Mei 2024 - 23:14 WIB

Trending di Berita