Menu

Mode Gelap

Berita ยท 3 Mei 2024 14:34 WIB

Kejati Bali OTT Oknum Bendesa Adat ‘Diduga Lakukan Pemerasan Investasi


 Kejati Bali OTT Oknum Bendesa Adat ‘Diduga Lakukan Pemerasan Investasi Perbesar

Denpasar, Publikapost.com โ€“ Kejati Bali Melakukan operasi tangkap tangan terhadap oknum Bendesa Adat yang diduga melakukan pemerasan investasi.

“Menindaklanjuti laporan pengaduan masyarakat yang masuk ke Kejaksaan Tinggi Bali serta komitmen Pemerintah dalam memberantas praktek-praktek mafia investasi dan mafia tanah, pada Kamis tanggal 2 Mei 2024 Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Bali melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap KR dan mengamankan AN (seorang pengusaha) serta dua orang lainnya yang bersama pelaku di Resto Cassa Eatry Jl. Raya Puputan Nomor 178 Renon-Denpasar Timur Kota Denpasar Provinsi Bali,” ungkap Kajati Bali Ketut Sumedana, Jumat (3/5).

Ketut menyebut pelaku diduga telah melakukan pemerasan yang dilakukan oleh KR kepada AN terkait investasi yang akan dilakukan oleh AN didaerah Desa Adat Berawa, KR adalah pejabat Bendesa Adat Berawa Kabupaten Badung.

“Bahwa salah satu syarat proses investasi yang dilakukan oleh AN harus mendapatkan persetujuan dan tanda tangan dari KR agar proses transaksi investasi dapat diproses lebih lanjut, oleh karena itu KR meminta uang kepada AN sebesar Rp.10.000.000.000 sebagai syarat agar proses transaksi disetujui oleh KR, yang kemudian pada bulan Maret AN menyerahkan uang sebesar Rp.50.000.000 kepada KR di starbuck Cafรฉ daerah Kuta, selanjutnya penyerahan kedua sebsar Rp.100.000.000 hari ini,” ujarnya.

Kejati Bali Melakukan operasi Tangkap Tangan Terhadap Oknum Bendesa Adat

Lanjut Ketut, bahwa pertemuan AN dengan KR tersebut merupakan penyerahan sejumlah uang yang merupakan bagian dari permintaan KR kepada AN.

Adapun Barang Bukti yang diamankan adalah;

– Bundelan kresek Kantong warna kuning berisi amplop yang didalmnya terdapat uang
sebesar Rp.100.000.000,- (serratus juta rupiah);
– kendaraan Toyota Portuner
– dan Barang Bukti elektronik berupa 2 buah Handphone; (yang masih diverifikasi);

Kejaksaan Tinggi Bali mengambil langkah-langkah tegas terhadap pelaku, dimaksudkan :

1. Untuk menjaga iklim investasi baik investor diluar dan dalam negeri di Bali merasa
nyaman dan sehat

2. Untuk menjaga nama baik Bali dimata investor diluar negeri

3. menjaga Marwah desa adat di Bali agar tidak disalahgunakan oleh oknum untuk
kepentingan Pribadi, dll. (FYI IMO/RED/NFN)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 5 Kendit Menampilkan Berbagai Kesenian dan Kebudayaan

15 Juni 2024 - 23:36 WIB

Puncak Bakti Sosial AKABRI 1994, Peringati 30 Tahun Pengabdian

15 Juni 2024 - 23:02 WIB

Kantor Camat Medan Area Terbakar, FAM Minta Usut Terjadinya Kebakaran Dikantor Camat

15 Juni 2024 - 19:06 WIB

Melalui Kirab Budaya Nusantara, SDN 5 Kendit Wujudkan Generasi Milenial Berkarakter Dan Memiliki Budaya Nusantara

15 Juni 2024 - 18:00 WIB

Kepala Sekolah SMP Methodist 9 Dipanggil Dinas Pendidikan Kota Medan Terkait Penyalahgunaan Dana Bos

15 Juni 2024 - 12:18 WIB

Penjelasan Bupati Padang Pariaman Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023ย 

14 Juni 2024 - 23:48 WIB

Trending di Berita