Menu

Mode Gelap

Berita Β· 14 Mar 2024 18:00 WIB

Krimsus Polda Sumatera Utara Datang Ke Supermarket Maju Bersama Terkait Viral nya Jaksa Temukan Makanan Mengandung Babi Yang Tercampur Produk Halal


 Jaksa yang bertugas sebagai Kepala Bagian (Kabag) Hukum di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Abdul Hakim Sorimuda Harahap SH MH, menemukan makanan mengandung bahan babi bercampur dengan makanan produk halal Perbesar

Jaksa yang bertugas sebagai Kepala Bagian (Kabag) Hukum di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Abdul Hakim Sorimuda Harahap SH MH, menemukan makanan mengandung bahan babi bercampur dengan makanan produk halal

Medan , Publikapost.com – Amatan awak wartawan Media online Publikapost.com terlihat Personel Dirkrimsus Polda Sumatera Utara berjumlah 5 orang Bidang Indag mendatangi supermarket Swalayan Maju Bersama di jalan Ringgroad Kota Medan.

Sebelumnya Wartawan hendak mau masuk ke ruang Management untuk Mengkonfirmasi terkait beredarnya informasi dan viral nya produk non halal yang tercampur di dalam rak Yang produk halal, sebelum menemui Rio selaku kepala Toko supermarket Swalayan Maju bersama, amatan wartawan melihat ada personel masuk dan keluar dari ruangan Management maju bersama.

“Ya bang, memang benar tadi ada Krimsus Poldasu mendatangi kami terkait berita viral kemaren,” ungkap Rio Rabu, (13/3/2024).

Dirinya juga mengatakan bahwa pihak Dinas Diskoperindag Kota Medan sudah memediasi dirinya dengan Konsumen dan pihaknya sudah meminta maaf atas kelalaian yang kami lakukan.

“Tadi sudah bertemu dengan Kabid Pengawas dan konsumen pak Jaksa dan kami meminta maaf atas kelalaian kami. Jadi kedepannya kami akan lebih ekstra hati-hati untuk pengecekan produk produk yang ada disini, untuk karyawannya akan kami berikan sanksi berupa Sp,” ungkap nya.

Dilokasi berbeda Jaksa yang bertugas sebagai Kepala Bagian (Kabag) Hukum di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai), Abdul Hakim Sorimuda Harahap SH MH, ketika di konfirmasi wartawan di gedung UMKM Kota Medan, ia menyatakan bahwa itu murni kelalaian mereka, sehingga dia sempat memakan produk non halal tersebut sehingga mengalami muntah.

β€œAwalnya istri saya belanja kebutuhan sehari-hari di Pasar Swalayan Maju Bersama, pada Minggu (10/3/2024) siang. Namun, pada malam harinya, ketika saya diberikan makanan berupa biskuit yang dibeli oleh istri saya, disitulah saya mengetahui bahwa makanan itu mengandung bahan babi,” katanya.

Terlihat Personel Dari Dirkrimsus Polda Sumatera Utara Mendatangi Supermarket Maju Bersama (memakai Baju Putih)

Mengetahui hal itu, Ia langsung berkoordinasi dengan pihak Kabag Hukum Pemko Medan dan Kadis Koperindag Kota Medan dan mengecek langsung ke lokasi.

Saat tiba di lokasi, ternyata benar bahwa makanan yang mengandung daging babi tersebut dicampurkan dengan makanan produk halal dalam satu rak.

β€œIni sudah kesalahan besar. Pihak perusahan seharusnya bisa memisahkan mana makanan halal, mana makanan non-halal. Apalagi, ini menjelang bulan suci Ramadhan, kasihan umat muslim apabila terkecoh dengan makan yang dibeli ternyata non halal apalagi sempat dimakan,” sebutnya.

Ia juga meminta agar pihak Pemko Medan segera memproses pemilik Pasar Swalayan karena dinilai ceroboh dan tidak berhati-hati, karena telah merugikan konsumen.

β€œKita menduga jangan-jangan bukan hanya Pasar Maju Bersama di Ringroad saja, bisa jadi di Maju Bersama di lokasi lainnya yang ada di Kota Medan, oleh karena itu, pihak Pemko Medan melalui Diskoperindag Medan segera melakukan sidak di tempat tersebut, jangan sampai ada korban,” ujarnya. (Habib)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Bupati Suhatri Bur Lepas Kontingen O2SN dan FLS2N Kabupaten Padang Pariaman

23 Juni 2024 - 21:26 WIB

Ormas GRIB Jaya Terus Berbenah Untuk Masyarakat Sumbar

23 Juni 2024 - 17:51 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-78, Ratusan Gen Z di Situbondo Ikuti Turnamen E Sport

22 Juni 2024 - 18:10 WIB

KPU Selenggarakan Bimtek Untuk PPS Se-Kabupaten Padang Pariaman

22 Juni 2024 - 13:42 WIB

Untuk Mencegah Terjadinya Pungli Inspektorat Perketat Pengawasan PPDB

22 Juni 2024 - 09:59 WIB

Polisi Ringkus 4 Tersangka Sindikat Pemalsuan Uang Rupiah Senilai 22 Miliar

22 Juni 2024 - 01:36 WIB

Trending di Berita