Menu

Mode Gelap

Berita · 18 Agu 2023 18:26 WIB

Polda Metro Jaya Klarifikasi Terkait 3 Anggota Polri Tertangkap


 Konfrensi Pers 3 Anggota Polri Tertangkap Perbesar

Konfrensi Pers 3 Anggota Polri Tertangkap

Jakarta , Publikapost.com – Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi terkait penangkapan 3 Anggota Polri dan menyatakan ketiga oknum tersebut ditangkap terkait jual beli senjata api, tetapi tidak terlibat dengan kasus terorisme DE (28), pegawai PT KAI yang ditangkap di Bekasi beberapa waktu lalu.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi membenarkan penangkapan terhadap 3 oknum Anggota Polri.

“Ini beredar beberapa anggota Polri terlibat, anggota Polri tidak ada hubungannya dengan jaringan teror. Ini informasi yang tidak benar,” ucapnya dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jum’at (18/08/2023).

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes menerangkan Ketiga oknum tersebut adalah RP (Anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya), Bripka SM (Renmin Samapta Polresta Cirebon Kabupaten) dan Iptu MYS (Kanit Reskrim Polres Polsek Bekasi Utara).

“Pertama terkait anggota Krimum RP itu kami amankan karena yang bersangkutan menerima senjata dari salah satu penjual senjata secara ilegal. Kita pidanakan walaupun itu Anggota Kriminal Umum Polda Metro Jaya,” terangnya.

Dirkrimum Polda Metro Jaya menjelaskan soal penangkapan Bripka SM ditangkap berkaitan dengan RP.

“Bripka SM ini benar berkoordinasi dengan RP. Jadi RP pernah minta bantu upgrade senjata dihubungkan ke pabrik yang di Semarang, jadi tidak ada kaitannya dengan teror,” jelasnya.

Dirkrimum Polda Metro Jaya menambahkan soal penangkapan Iptu MYS. Yang ketiga di sini dari Polsek Bekasi Utara yang bersangkutan terlibat laras panjang.

“Ini salah. Penyuplai (ke DE) sudah kami tangkap, itu orang sipil, kami tidak perlu sebut namanya. Banyak biasnya jadi kami perlu luruskan,” imbuhnya

Dirkrimum Polda Metro Jaya menegaskan jadi sekali lagi, informasi atau disinformasi ini perlu kami luruskan. Operasi kami terus lanjut, masih banyak senjata yang belum kami ungkap.

“Kami kolaborasi dengan Densus, dengan Puspom AD menjaga Indonesia agar tetap kondusif,” tegasnya. (Nfn/Phay)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Rentetan Kasus Pelaku Begal Casis Bintara Polri

22 Mei 2024 - 22:14 WIB

Dua Buronan Beda Propinsi Diamankan Oleh Tim Tabur Intelejen  Kejati Sulsel, Kajati Agus Salim Beri Apresiasi

22 Mei 2024 - 20:34 WIB

Mafia Tanah Merampas Hak Milik Atas Tanah Warisan Suku Jambak

22 Mei 2024 - 19:11 WIB

Pengukuhan dan Pelantikan DPC IWAPI Padang Pariaman Periode 2024-2029

22 Mei 2024 - 19:06 WIB

Aksi Unjuk Rasa Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Bergema di Seluruh Negeri

22 Mei 2024 - 19:01 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran : Perlawanan untuk Kebebasan Pers Wartawan Bersatu Banjarnegara menggelar aksi damai

22 Mei 2024 - 18:54 WIB

Trending di Berita