Menu

Mode Gelap

Berita Β· 14 Mei 2024 21:48 WIB

Polsek Kalideres Tangkap Tersangka Penipuan Dan Pemerasan Melalui Aplikasi Kencan


 Koferensi Pers Penipuan dan Pemerasan Melalui Aplikasi Kecan Perbesar

Koferensi Pers Penipuan dan Pemerasan Melalui Aplikasi Kecan

Jakarta, Publikapost.com – Beraksi dengan modus kencan fiktif via aplikasi MiChat, Polisi menangkap tiga pemuda berinisial VN (21), AA (26) dan MAS (20) terkait kasus penipuan dan pemerasan diΒ Jalan Peta Selatan, Kalideres, Kalideres, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/05/24) dini hari

Kapolsek Kalideres Kompol Abdul Jana mengatakan para pelaku ini menggunakan aplikasi MiChat fiktif untuk menipu dan memeras korban. Mereka membuat akun palsu dengan foto dan profil seorang wanita guna mengelabui dan memikat korban.

“Tersangka VN berperan membuat akun MiChat fiktif dengan nama Nita. Dia mengambil foto perempuan dari Facebook lalu dipasang sebagai foto profil akun MiChat tersebut. Pembuatan akun fiktif ini dilakukan menggunakan ponsel tersangka MAS,” ucapnya dalam Konferensi Pers, Selasa (14/05/24).

Kapolsek mengungkapkan, calon korban yang tertarik dengan profil MiChat fiktif itu lalu membuat janji untuk bertemu.

“Tersangka VN dan AA berperan bersama-sama untuk menemui korbannya,” ungkapnya.

Tersangka Penipuan dan Pemerasan Melalui Aplikasi Kencan

Kapolsek melanjutkan Di sana saat korban tiba di lokasi dengan sepeda motor, korban ditakut-takuti oleh para pelaku. Pelaku AA menakut-nakuti korban dengan mengatakan bahwa wanita dalam foto tersebut adalah istrinya dan mengancam akan membawa korban ke kantor polisi.

“Untuk menghindari masalah, korban akhirnya setuju untuk berdamai dan memberikan uang sebesar Rp 500 ribu kepada pelaku AA. Selain itu, pelaku juga mengambil paksa handphone korban sebagai jaminan,” lanjutnya.

Kapolsek menerangkan para pelaku berhasil membobol ponsel korban dan melakukan pinjaman online (pinjol). Uang hasil pinjol itu digunakan pelaku untuk membeli tiga unit ponsel.

“Digunakan oleh pelaku untuk membeli satu unit iPhone 11 dan dua unit Vivo Y17s, dan setelah hp korban dipakai untuk belanja online lalu HP digadaikan sebesar Rp 400 ribu,” terangnya.

Barang Bukti Dari Para Tersangka

Kapolsek menjelaskan akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian hingga Rp 15 juta. Karena itu, korban melaporkan kejadian yang di alaminya ke polisi.

“Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa para pelaku telah melakukan modus kencan melalui aplikasi MiChat palsu ini sebanyak lima kali,” jelasnya.

Kapolsek menegaskan atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman pidana 9 Tahun penjara.

“Kami berharap tindakan tegas ini dapat memberikan efek jera dan memperingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan semacam ini,” tegasnya. (Nfn/Phay).

Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Melakukan Perlawanan, 1 Dari 5 Pelaku Begal Casis Bintara Polri Ditembak Polisi

22 Mei 2024 - 22:14 WIB

Dua Buronan Beda Propinsi Diamankan Oleh Tim Tabur IntelejenΒ  Kejati Sulsel, Kajati Agus Salim Beri Apresiasi

22 Mei 2024 - 20:34 WIB

Mafia Tanah Merampas Hak Milik Atas Tanah Warisan Suku Jambak

22 Mei 2024 - 19:11 WIB

Pengukuhan dan Pelantikan DPC IWAPI Padang Pariaman Periode 2024-2029

22 Mei 2024 - 19:06 WIB

Aksi Unjuk Rasa Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran Bergema di Seluruh Negeri

22 Mei 2024 - 19:01 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran : Perlawanan untuk Kebebasan Pers Wartawan Bersatu Banjarnegara menggelar aksi damai

22 Mei 2024 - 18:54 WIB

Trending di Berita