Menu

Mode Gelap

Berita · 12 Jul 2023 22:34 WIB

Xi Jinping : Kemukakan Pentingnya Ekonomi Secara Terbuka Berstandar Tinggi


 Foto Istimewah : Presiden Daratan Tiongkok Xi Jinping Perbesar

Foto Istimewah : Presiden Daratan Tiongkok Xi Jinping

Beijing,Publikapost.com Р Presiden China Xi Jinping pada Selasa (11/7) menekankan pentingnya upaya untuk menciptakan sistem baru untuk ekonomi terbuka dengan standar yang lebih tinggi dan mendorong transisi bertahap dari pengendalian ganda atas jumlah dan intensitas konsumsi energi menjadi pengendalian ganda atas jumlah dan intensitas emisi karbon.

Xi, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Militer Sentral China, menyampaikan pernyataan tersebut saat memimpin rapat komisi pusat terkait pendalaman reformasi secara keseluruhan.

Menurut Xi, sistem baru untuk ekonomi terbuka dengan standar yang lebih tinggi merupakan langkah strategis untuk secara proaktif mendorong reformasi dan pembangunan melalui keterbukaan.

Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan institusional dan memperdalam reformasi institusional di bidang investasi, perdagangan, keuangan, dan inovasi di antara bidang-bidang utama pertukaran dan kerja sama luar negeri lainnya, untuk secara aktif membawa keterbukaan China ke level yang baru.

Sembari tetap berfokus pada target strategis untuk mewujudkan modernisasi pertanian dan daerah pedesaan serta membangun kekuatannya di bidang pertanian, China harus menganggap penanganan hubungan antara petani dan lahan sebagai tugas utamanya dan bekerja lebih cepat untuk menopang koneksi-koneksi yang lemah dalam pembangunan pertanian dan pedesaan, guna membangun fondasi yang kuat dalam membangun negara sosialis yang modern di semua bidang.

Pembangunan peradaban ekologi telah memasuki periode kritis, dengan pemangkasan emisi karbon menjadi sebuah fokus strategis, kata Xi.

Xi menyerukan serangkaian upaya untuk melakukan pengendalian yang lebih baik terhadap jumlah dan intensitas konsumsi energi dan secara bertahap beralih ke pengendalian jumlah dan intensitas emisi karbon.

Ia menekankan perlunya mempromosikan reformasi sistem gaji bagi para research fellow dan anggota fakultas universitas guna meningkatkan vitalitas inovasi dan kreativitas di lembaga-lembaga pendidikan tinggi dan institusi-institusi penelitian.

Dalam meningkatkan kemampuan pasokan minyak dan gas nasional, Xi mengatakan China harus secara aktif dan bijaksana mendukung reformasi institusional di sektor hulu, tengah, dan hilir dari industri minyak dan gas, serta memastikan pasokan yang stabil dan andal.

Dalam sistem kelistrikan, Xi menuntut upaya percepatan pembangunan sistem tenaga listrik baru yang bersih dan rendah karbon, aman dan memadai, serta hemat biaya dan sangat efisien guna mendorong revolusi produksi dan konsumsi energi serta menjamin ketahanan energi nasional.

Li Qiang, Wang Huning, dan Cai Qi, yang seluruhnya merupakan wakil direktur komisi sentral untuk pendalaman reformasi secara keseluruhan, turut menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan itu menyebutkan bahwa pembangunan China menghadapi situasi internasional yang kompleks. Harus ada upaya yang dilakukan guna mengoptimalkan desain tingkat tinggi dari sistem baru untuk ekonomi terbuka, memperdalam reformasi institusional di sektor perdagangan dan investasi, memperluas akses pasar, serta mengoptimalkan lingkungan bisnis serta sistem layanan dan dukungan.

Kekuatan komprehensif China harus dimanfaatkan sepenuhnya guna menarik sumber daya global dan faktor produksi berdasarkan ekonomi domestik China yang kuat, yang akan meningkatkan level dan kualitas kerja sama perdagangan dan investasi, menurut pertemuan tersebut.

Hal itu mendorong koneksi yang erat antara pembangunan ekonomi terbuka dan strategi nasional dengan standar yang lebih tinggi, seperti kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra yang berstandar tinggi, di tengah upaya untuk secara aktif berpartisipasi dalam reformasi dan pembangunan sistem tata kelola global.

Pertemuan tersebut mendorong penerapan sebuah pendekatan holistik untuk menangani hubungan antara pembangunan dan emisi karbon, mencari kebenaran dari fakta, bersikap realistis dan pragmatis, serta menyesuaikan dan mengoptimalkan kebijakan dan tindakan secara ilmiah.

Pertemuan itu juga menekankan reformasi di pasar dan sistem cadangan minyak dan gas alam.

Dalam membangun sistem kelistrikan baru, proporsi energi tradisional akan berkurang dengan cara yang terencana dengan baik berdasarkan substitusi energi baru yang aman dan andal. Sebuah pasar yang efektif dan pemerintah yang kompeten harus berintegrasi dengan lebih baik guna memberikan layanan publik dasar di bidang kelistrikan, menurut pertemuan tersebut.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

TMMD Ke-120 Situbondo Libatkan Tiga Matra TNI

20 Mei 2024 - 12:03 WIB

Kejaksaan selalu Hadir Ditengah Masyarakat, Agus Salim Menutup Turnamen Sepak Bola Kajati Sulsel Cup I 2024 Di Kota Malili Lutim

20 Mei 2024 - 11:55 WIB

Gus Hamid dan Red Hawk Bondowoso Siap Perkuat Potensi Ekonomi Hingga Pariwisata

19 Mei 2024 - 14:41 WIB

TMMD Ke-120 Bersama Masyarakat Bersinergi Mengukur Lokasi Pembangunan Rumah Panel Listrik

18 Mei 2024 - 23:49 WIB

Menangani Persoalan Sosial dan Kamtibmas, Kapolres Metro Jakarta Utara Mengukuhkan Pengurus Pokdarkamtibmas

17 Mei 2024 - 22:05 WIB

Kaliandra Sipohon Masa Depan Energi Indonesia

17 Mei 2024 - 21:14 WIB

Trending di Berita