Menu

Mode Gelap

Berita · 17 Jun 2023 05:48 WIB

Putin: Senjata Nuklir Taktis Tiba di Belarus, Pencegahan dan Menegaskan Posisi Rusia


 Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan mitranya dari Belarus Alexander Lukashenko di Sochi pada 26 September 2022. [Sumber Foto: Sputnik via AFP] Perbesar

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan mitranya dari Belarus Alexander Lukashenko di Sochi pada 26 September 2022. [Sumber Foto: Sputnik via AFP]

Publikapost.com, Rusia – Ketegangan Rusia dengan negara Barat kedepannya akan semakin memanas. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena pertempuran garda depan tentara Ukraina yang selalu mendapatkan kiriman alutsista dari negara Barat.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa senjata nuklir taktis Rusia sudah berada di Belarus. Kabar itu dikonfirmasi Putin dalam forum ekonomi Rusia di St Petersburg, Jumat (16/6).

Putin menjelaskan hulu ledak nuklir yang sudah terletak di wilayah Belarus itu merupakan bagian pertama pengerahan senjata taktis Rusia. Ia pun mengklaim masih akan mengerahkan senjata nuklir lain ke negara itu pada musim panas atau akhir tahun.

“Seperti yang Anda ketahui, kami sedang bernegosiasi dengan sekutu kami, [Presiden Belarus] Lukashenko, bahwa kami akan mengirim sebagian senjata nuklir ke wilayah Belarus-ini sudah dilakukan,” ungkap Putin, seperti diberitakan Reuters.

“Hulu ledak nuklir pertama telah dikirim ke wilayah Belarus. Tapi baru yang pertama, bagian pertama. Kami akan melakukan pekerjaan ini sepenuhnya pada akhir musim panas atau akhir tahun,” lanjutnya.

Diberitakan Reuters, pengerahan hulu ledak itu merupakan yang pertama dilakukan di luar Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet. Nuklir jarak pendek itu berpotensi digunakan di medan perang.

Putin mengatakan pengerahan itu dilakukan sebagai peringatan kepada negara Barat yang mendukung hingga mempersenjatai Ukraina. Ia mengklaim senjata nuklir yang sebagian sudah berada di Belarus itu menjadi elemen pencegahan sekaligus menegaskan posisi Rusia.

“… Justru sebagai elemen pencegahan sehingga semua orang yang berpikir dapat menimbulkan kekalahan strategis atas kami tidak mengabaikan keadaan ini,” ucap Putin.

Sementara itu, pengerahan senjata nuklir taktis di Belarus sudah diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin sejak pekan lalu. Ia menyebut pengerahan dilakukan setelah fasilitas penyimpanan khusus selesai disiapkan.

Keputusan pengerahan dan penempatan senjata taktis Rusia di Belarus juga diumumkan beberapa pekan sebelumnya, yakni pada Maret lalu. Atas langkah itu, Amerika Serikat telah menyampaikan kecaman terhadap Rusia.

Belarus sebelumnya telah menerima sistem rudal taktis Iskander-M. Disebutkan, Iskander memiliki jangkauan ledak hingga 500 kilometer.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Bermitra Dengan Polri, Pokdarkamtibmas Resor Metro Tangerang Kota Laksanakan Musres Ke – V

21 Juli 2024 - 15:49 WIB

Jajaki Magang Dosen dan Pertukaran Mahasiswa, UNUJA Kerja Sama dengan Shandong Foreign Trade Vocational College

20 Juli 2024 - 12:22 WIB

Padang Pariaman Berhasil Meraih Juara Kategori, Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2024

19 Juli 2024 - 20:03 WIB

Tim Kenziro Medan Nyatakan Dukungan Penuh untuk El Adrian Shah sebagai Calon Walikota Medan 2024

19 Juli 2024 - 13:40 WIB

Direktorat Penyidikan Jampidsus Kembali  Tetapkan 7 Orang Tersangka Baru Terkait Perkara Komoditi Emas

19 Juli 2024 - 13:37 WIB

Pemkab Padang Pariaman Berhasil Mengatasi Inflasi Kemenkeu RI Kucurkan DIF Tahun 2024 

18 Juli 2024 - 23:35 WIB

Trending di Berita